AC Gree dikenal luas karena inovasi fitur cuci otomatis. Meski sudah dilengkapi dengan fitur tersebut, pengguna tetap bisa menggunakan jasa cuci AC Gree profesional untuk hasil yang lebih maksimal. 

Umumnya, AC cuci otomatis hanya menjangkau kotoran atau debu ringan yang ada di dalam unit saja. Sementara, kotoran yang sudah menumpuk di bagian evaporator, blower, atau saluran pembuangan tetap memerlukan pembersihan manual. 

Apa Itu AC Gree?

Tidak ada salahnya untuk mengenal lebih jauh mengenai AC Gree. Meski sudah populer di kalangan pengguna, banyak yang belum tahu asalnya dari mana. Sebenarnya, AC Gree merupakan merek pendingin udara asal Tiongkok. 

Salah satu produsen AC terbesar di dunia ini berdiri pada tahun 1991. Cara kerja AC Gree unggul dari sisi efisiensi listrik, kecanggihan fitur, hingga proteksi keamanannya. Salah satu varian populer di Indonesia yakni AC Gree yang bisa cuci sendiri. 

Fitur pencucian otomatis memungkinkan unit indoor AC melakukan pembersihkan secara otomatis. Meski begitu, masih ada beberapa varian AC Gree lainnya yang belum dilengkapi dengan fitur pencucian otomatis. 

Tips Perawatan Setelah Pencucian agar Tetap Terasa Nyaman

Pengguna yang berencana menggunakan jasa cuci AC Gree, perlu memperhatikan tips perawatan setelahnya. Beberapa tips di bawah ini penting untuk diperhatikan agar kualitas udara di rumah tetap terasa nyaman. 

1. Menyalakan AC Beberapa Menit Setelah Pencucian Selesai

Setelah proses cuci AC selesai, ada baiknya pengguna tidak langsung menyalakan unit. Biarkan unit AC Gree dalam keadaan mati selama beberapa menit. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh komponen AC benar-benar kering. 

Menyalakan AC terlalu cepat dapat menimbulkan korsleting listrik karena bagian dalam unit masih lembap. Sebaiknya, pengguna menunggu sekitar 15 hingga 30 menit setelah proses pencucian AC selesai. Setelahnya, sistem pendingin akan kembali berfungsi normal.  

2. Periksa Apakah Ada Kebocoran atau Tidak

Pastikan juga untuk memeriksa adanya kebocoran air atau freon setelah AC dinyalakan kembali. Pemeriksaan kecil ini penting untuk dilakukan agar kerusakan kecil dapat ditangani dengan baik. 

Untuk itu, upayakan untuk memilih jasa cuci AC merek Gree yang sudah berpengalaman. Penyedia jasa akan mengirimkan teknisi profesional untuk melakukan pembersihan dan pemeriksaan unit AC. 

3. Jadwalkan Pembersihan secara Rutin

Meski AC Gree mempunyai fitur auto cleaning, pencucian manual oleh teknisi tetap dibutuhkan secara berkala. Idealnya, pencucian AC dilakukan setiap 2 sampai 3 bulan sekali untuk menjaga kinerja unit. 

Pengguna wajib menjadwalkan pencucian dengan jasa cuci AC terdekat. Cara cuci filter AC Gree membutuhkan kehati-hatian tinggi. Oleh karena itu, pengguna membutuhkan bantuan teknisi yang berpengalaman. 

4. Gunakan Mode Dry untuk Mengurangi Kelembapan

Sesudah proses pencucian selesai, pengguna bisa memanfaatkan mode dry pada AC Gree. Mode ini berfungsi untuk mengurangi kadar air di udara tanpa menurunkan suhu secara drastis. 

Pengguna bisa mengaktifkan mode dry selama 10 sampai 10 menit saja. Saat mode ini aktif, bagian dalam AC akan lebih cepat kering sehingga kualitas udara yang dihasilkan juga baik. Tidak ada bau-bau kurang sedap yang muncul karena bagian dalam unit lembap. 

Jasa Cuci AC Gree Tangerang 

Cuci AC Gree ternyata tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Untuk itu, pengguna AC Gree dapat menggunakan layanan profesional dari Icon Clean. Teknisi yang berpengalaman siap membersihkan unit AC secara maksimal. 

Proses pencucian dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan standar pabrikan. Dengan begitu, kinerja pendingin tetap optimal sehingga udara yang dihasilkan tetap nyaman. Tidak perlu takut terjadi kerusakan yang fatal.